BAB I
PENDAHULUAN
Industri kecil termasuk di dalamnya industri pembuatan bahan pangan dan industri kecil dalam rumah tangga, salah satu kelompok yang mempunyai misi perusahaan, memperluas lapangan kerja dan kesempatan berusaha.
Program industri ini berupaya mensukseskan tercapainya misi tersebut antara lain dengan meningkatkan kualitas produk khususnya ialah makanan ikan bakar, melalui penelitian tersebut penulis dapat mengetahui proses pembuatan dan penggunaan/pemasaran makanan sehari-hari. Dan penulis memperoleh pengetahuan yang bermanfaat bagi penulis untuk menciptakan industri kecil.
Seorang wirausaha yang baik memiliki keterampilan dan harus berpengetahuan yang luas dalam pemasaran produk, karena sangat penting untuk kelancaran dalam usaha pemasaran produk biasanya disesuaikan dengan permintaan dari konsumen.
Produksi yang dijalankan wirausaha hendaknya mempunyai kualitas baik agar para konsumen tidak pindah dan membeli makanan ikan bakar, dan seorang pengusaha harus mengutamakan kepuasan konsumen.
BAB II
TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN
A. Sejarah Perusahaan
Warung ikan bakar podomoro ini merupakan usaha keluarga yang didirikan sendiri oleh pemilik warung yang bernama Bapak Siswoyo dan isterinya. Warung ikan bakar podomoro Bapak Siswoyo ini baru dirintis 3 tahun yang lalu yang terpikir oleh Bapak Siswoyo yang dikarenakan hobi memasak dari sang isteri. Walaupun baru 3 tahun didirikan, tetapi pelanggan warung ikan bakar podomoro ini sudah cukup banyak peminatnya. Warung ikan bakar podomoro ini bertempat di Jl. Menteng Atas rt. 04/05 no.28 gg pos Jakarta Selatan.
Lokasi warung ikan bakar podomoro ini bertempat dikediaman Bapak Siswoyo sendiri, dikarenakan warung ikan bakar podomoro ini diperuntukkan oleh masyarakat sekitar yang tidak memasak dirumah, mahasiswa, para pekerja kantor, dan orang yang lewat dan ingin membelinya. Dan kerena rasa yang enak dan harga yang terjangkau banyak pelanggan yang datang untuk makan ditempat/membeli untuk dimakan di rumah.
Warung ikan bakar podomoro ini juga dikelola langsung oleh Isteri Bapak Siswoyo dan 5 orang karyawannya. Warung ikan bakar podomoro ini juga disesuaikan dengan selera konsumen.
BAB III
ASPEK ORGANISASI MANAJEMEN DAN MODAL USAHA
A. Aspek Organisasi
1. Nama = Warung Ikan Bakar Podomoro
2. Bentuk Usaha = Perseorangan
3. Lokasi = Jl. Menteng Atas, rt 04/05 no. 28 Gg. Pos Kel. Menteng Atas Kec. Setiabudi Jakarta Selatan.
4. Struktur Organisasi =
![]() | ||||||
|
| |||||
B. Aspek Manajemen
1. Nama Pemilik = Siswoyo
2. Uraian Tugas =
a. Pemilik
· Merekrut karyawan
· Memberikan Modal
· Menggaji Karyawan
b. Manager
· Membuat rencana masakan
· Membeli bahan-bahan masakan
· Mengolah bahan-bahan masakan
· Mengawasi jalannya kerja
· Membantu melayani
c. Karyawan
· Membantu mengolah bahan-bahan masakan
· Melayani pembeli
· Menerima uang dan mengembalikan
· Menjaga kualitas makanan
· Menyuci piring-piring
3. Riwayat hidup pengelola warung makan nasi
a. Pengelola
Nama = Siswoyo
Tempat, tanggal lahir = Kebumen, 2 Agustus 1958
Alamat = Jl. Menteng Atas rt.04/05 no.28
Kec. Setiabudi Jak-Sel.
Status = Menikah
Agama = Islam
Pendidikan Terakhir = SMP
Jabatan = Pemilik
b. Manager
Nama = Sumiyati
Tempat, tanggal lahir = Kediri, 2 Agustus 1961
Alamat = Jl. Menteng Atas rt.04/05 no.28
Kec. Setiabudi Jak-Sel.
Status = Menikah
Agama = Islam
Pendidikan Terakhir = SD
Jabatan = Manager
4. Riwayat hidup karyawan
1. Nama = Laksono
Tempat, tanggal lahir = Jakarta, 12 April 1985
Status = Menikah
Pendidikan = SMA
Jabatan = Pelayan
2. Nama = Dina
Tempat, tanggal lahir = Jakarta, 04 Januari 1982
Status = Menikah
Pendidikan = SLTA
Jabatan = Pelayan
3. Nama = Novi
Tempat, tanggal lahir = Jakarta, 14 November 1989
Status = Menikah
Pendidikan = SMK
Jabatan = Pelayan
4. Nama = Wati
Tempat, tanggal lahir = Jakarta, 15 Maret 1992
Status = Belum Menikah
Pendidikan = SMA
Jabatan = Cuci Piring
5. Nama = Joko
Tempat, tanggal lahir = Jakarta, 15 Februari 1979
Status = Menikah
Pendidikan = SLTA
Jabatan = Kasir
C. Modal Usaha
Modal usaha warung ikan bakar podomoro memiliki perincian sebagai berikut :
Modal usaha = Rp 6.857.000
Pengeluaran
- Daftar Peralatan

- Daftar Perlengkapan

- Daftar Harga Bahan Baku

- Pengeluaran Perhari
30
30
Daftar Bahan Baku Rp 392.500
- Rincian Penjualan Ikan Bakar perhari :
50 Ekor Ikan Bawal = menghasilkan 50 Ikan Bakar
1 Porsi = 1 Ikan Bawal
1
Total hasil penjualan perhari = Rp 600.000
Sehingga : Total hasil penjualan Rp 600.000
Biaya bahan baku Rp 392.500
Biaya Listrik Rp 3.000
Gaji Karyawan 5 Orang Rp 100.000
Jumlah : Rp 104.500
- Keuntungan perharinya : Rp 104.500
- Keuntungan perbulan : Rp 104.500 x 30 = Rp 3.135.000
1. Penggajian Karyawan
Karyawan di warung ikan bakar podomoro ini lebih kepada pegawai tetap, pemberian gaji yang diberikan kepada karyawan bersifat bulanan, dengan upah sebesar Rp 20.000/orang tiap harinya untuk semua pegawai.
- Untuk upah tiap harinya = Rp 20.000/orang
- Untuk upah tiap bulannya = Rp 20.000 x 30 = Rp 600.000/orang
- Untuk upah tiap tahunnya = Rp 600.000 x 30 = Rp 9.000.000/orang
Dan untuk 5 orang karyawannya adalah :
- Untuk upah 5 orang tiap hari = Rp 20.000 x 5= Rp 100.000
- Untuk upah 5 orang tiap hari = Rp 100.000 x 30= Rp 3.000.000
- Untuk upah 5 orang tiap tahun = Rp 3.000.000 x 12= Rp 36.000.000
2. Pembukuan
Untuk pembukuan dalam usaha warung makan ikan bakar ini memiliki system pembukuan sendiri, yang bersifat rahasia bagi pengusaha karena tidak dapat diperlihatkan secara langsung untuk si Peneliti. Hanya sebagian kecilnya saja seperti harga-harga bahan baku dan modal usaha.
3. Bonus atau THR
Untuk THR setiap tahunnya bagi para karyawan mendapatkan uang sebesar Rp 200.000 dan baju lebaran.
4. Pengawasan
Pengawasan yang dilakukan di warung makan ikan bakar ini dilakukan oleh isteri dari Bapak Siswoyo yaitu ibu Sumiyati, dikarenakan Bapak Siswoyo sibuk dengan pekerjaannya. Sehingga ibu Sumiyati sendiri yang mengawasi langsung para karyawannya agar semuanya bekerja dengan giat.
BAB 1V
ASPEK PEMASARAN
A. Deskripsi Pemasaran
Wilayah geografis yang dicakup warung ikan bakar podomoro yaitu berada disekitar menteng atas dekat dengan perkantoran, jalan raya, dan rumah warga.
B. Sasaran Pemasaran
Sasaran pemasaran warung ikan bakar podomoro yaitu para pekerja kantor, warga sekitar, mahasiswa, dan orang-orang yang lewat di jalan raya dan ingin mampir ke warung ikan bakar podomoro.
C. Harga
Harga Nasi dan iakn bisa dibilang stabil walaupun ada kenaikan bahan baku, tetapi Bapak Siswoyo tidak menaikkan harganya.
D. Saluran Distribusi
Warung ikan bakar podomoro tidak melalui saluran distribusi tetapi masyarakat dapat membeli langsung ke warung ikan bakar ini.
E. Peluang Pasar
Pemasaran yang dilakukan oleh Bapak Siswoyo dengan Spanduk di depan Warung makannya bisa terlihat di jalan raya, ini sudah cukup membantu mengembangkan warung ikan bakar podomoro.
Karena rasa nya yang enak dan terjangkau, warung ikan bakar podomoro ini tidak kehilangan pelanggannya. Tetapi setiap hari makin meningkat para peminatnya.
BAB V
ASPEK PRODUKSI
A. Produk
1. Uraian Produk
Sebagaimana telah diuraikan di makalah ini, usaha ini menghasilkan masakan sehari-hari. Dengan mempekerjakan 5 orang karyawan untuk membantu proses kerja dalam pembuatan masakan.
Bahan baku yang digunakan atau yang utama adalah Ikan bawal, bumbu-bumbu yang digunakan, serta nasi dan lalapannya.
2. Penggunaan produk
Penggunaan produk ikan bakar ini digunakan untuk langsung dimakan bagi para pembeli sesuai dengan pesanan.
B. Proses Produksi
1. Diagram Alir
Ikan diberi bumbu
Ikan digoreng setengah matang
C. Denah Peralatan dan Perlengkapan
![]() |
![]() | |||
Keterangan :
= Tempat Pencucian ikan
= Tempat pemberian bumbu
= Tempat menggoreng ikan
= Tempat pembakaran ikan
= Tempat penyantapan ikan bakar
D. Lokasi Usaha
![]() | ![]() | ![]() | ||||||||
lokasi
E. Bangunan dan Fasilitas
1. Tanah
Tanah tempat berdirinya bangunan bersifat permanen(hak milik sendiri), karena lokasinya berada ditanah sendiri.
2. Bangunan
Ruangan tempat berdagang adalah bangunan permanen, atap genteng, dinding dari semen, lantai dari keramik, bangunan milik sendiri.
F. Bahan Baku dan Penolong
Bahan baku adalah ikan bawal dan bumbu kecap untuk membakar ikan, serta sambal dan lalapannya.
1. Daftar Bahan Baku
![]() |
2. Daftar Bahan Penolong
|
|
|
G. Biaya Produksi
1. Bahan Baku Rp 392.500/ hari
2. Upah tenaga kerja Rp 100.000/ hari
3. Biaya Perlangkapan Rp 1.838/ hari
4. Biaya Peralatan Rp 633/ hari
5. Biaya listrik Rp 3.000/ hari
Total Biaya Produksi Rp 497.971/ hari
H. Moving Average (Pergerakan Rata-Rata)

3 5
3
3
= 96 + X = 48,6 x 3
= 96 + X = 145,8
= X = 145,8 – 96
= X = 49,8
BAB V
PENUTUP
A. Strength (Kekuatan)
Kekuatan yang dimiliki oleh warung makan bakar podomoro terletak pada tempat yang strategis, yang juga didukung dengan rasa yang enak dan harga yang terjangkau oleh para konsumen.
B. Weakness (Kelemahan)
Kelemahan yang dimiliki oleh warung ikan bakar podomoro ini adalah dimana tempat yang ditempati kurang cukup memadai untuk menampung para pembeli yang banyak berdatangan dan juga tempat memasak yang kurang bersih dan terlihat oleh konsumen tidak enak dipandang.
C. Opportunity (Peluang)
Peluang yang terdapat pada warung ikan bakar podomoro ini cukup baik, dikarenakan sudah banyak konsumen yang menyukai dan mengetahui ikan bakar podomoro ini, maka warung ikan bakar podomoro bisa membuka usaha dilain tempat dan juga membuat pesanan suatu acara atau pesan antar.
D. Threat (Ancaman)
Karena banyaknya pedagang dengan variasi makanan, terkadang konsumen yang bosan dan ingin makan makanan lain dengan mudahnya para konsumen bisa mendapatkannya. Ini adalah ancaman yang sulit bagi warung ikan bakar podomoro itu sendiri. Oleh karena itu warung ikan bakar podomoro tetap menjaga kualitas ikan bakarnya.
LAMPIRAN










0 komentar:
Posting Komentar