
#005
---
senyum dan satu pandang telah menjelma harum ruang sebelum kau arung gelombang pasang. kata kita membincang tanah basah, dan regang sebatang tetumbuhan, berkali-kali, laki-laki itu menantang hujan. tak deras, tak lekas. kata kita tawa yang tak bisa ditawar, dengan doa dan airmata pecinta manapun. menggenang kenangan, menetak malam, yang membentang sepanjang segi. biarkan waktu penyayang itu memberikan dirinya lagi, biarkan petang menyamarkan kabar, tentang pertemuan yang masih tersimpan. di kerja[p] pagi. dikejar siang lagi.
---
senyum dan satu pandang telah menjelma harum ruang sebelum kau arung gelombang pasang. kata kita membincang tanah basah, dan regang sebatang tetumbuhan, berkali-kali, laki-laki itu menantang hujan. tak deras, tak lekas. kata kita tawa yang tak bisa ditawar, dengan doa dan airmata pecinta manapun. menggenang kenangan, menetak malam, yang membentang sepanjang segi. biarkan waktu penyayang itu memberikan dirinya lagi, biarkan petang menyamarkan kabar, tentang pertemuan yang masih tersimpan. di kerja[p] pagi. dikejar siang lagi.
tag: puisi, sastra facebook, menulis puisi, kumpulan puisi
---
*) Puisi #005 Day Milovich, dari Kumpulan Puisi ke-9 Sleepwalker 80, (c) 2011.
0 komentar:
Posting Komentar