andaikan hari itu itu malam,aku ingin tidak ada siang, karena aku bisa selamanya bermimpi tanpa kesadaran.
andaikan waktu itu berhenti, aku ingin itu bahagia karena aku yakin saat itu adalah saat yang paling berarti buat aku.
andaikan aku tidak berarti, aku ingin tidak ada yang mengenalku agar aku tidak merasakan kesakitan yang mendalam dan belum berakhir.
namun...
apa yang kuuraikan diatas bukanlah hal yang bijak, karena hanya sebagian dari caraku mencari ketenagan sesaat dari kepanatan yang tak berujung.dan...saat aku kembali tersadar, itu tak akan pernah bermanfaat.
kehidupanku berhenti saat jantung ini masih berdetak dan darah masih mengalir sekujur tubuh dan otak masih berfikfir, namun bagian rencana dalam hidup tersendat dengan ketidaksadaran akan kenyataaan yang terjadi saat tahu bahwa hati ini berlubang dan semua terjadi karena pilihanku sendiri.entah pilihan yang salah atau penilaian yang salah.
penilaian adalah relativitas terhadap sesuatu entah itu obyektif ataupun subyektif, namun yang pasti kesalahanku mengakibatkan aku seperti ini. seperti orang yang tumbuh kebelakang, semakin kecil,semakin bodoh,semakin amatir,semakin kekanak-kanakan, semakin egois.dan inilah aku yang nyata saat ini.saat banyak sekali tanggung jawab yang harus aku selesaikan namun hatiku belum terselesaikan....
mimpi biarlah beri jawaban, alam biarlah beri pertanda, dan umat biarlah mereka berbicara dan aku menjadi terdakwa yang menanti hari pembebasan....Amien....!!!!!
Latis Modular Dan Sifat-sifatnya.
13 tahun yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar