Pages

Tampilkan postingan dengan label Organisasiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organisasiku. Tampilkan semua postingan

Selasa, Juni 21

Pengalaman Pemilihan Koordinator Kecamatan (Korcam) Kaloran Temanggung KKN Undip 2011

Sabtu, tanggal 18 Juni 2011 menjadi hari dimana pengalaman luar biasa terjadi. Yaitu pengalaman ketika aku dipilih menjadi koordinator kecamatan (Korcam). Sungguh sesaat setelah sampai di kos, masih ada rasa tak percaya apa yang terjadi pada hari itu. Aku belum menyadari seberapa beratnya dan sesibuk apa menjadi korcam nantinya. Aku hanya merasa menjadi pemimpin yang biasa, memimpin KKN kecamatan Kaloran.

Hari itu memang terlihat aku cukup aktif dengan melontarkan berbagai pertanyaan ketika ada materi yang disampaikan pada saat pembekalan KKN tersebut. Sebenarnya itu yang biasanya kulakukan ketika kuliah juga seperti itu. Bisa jadi itu poin plus yang membuat aku dipilih menjadi korcam.

Kemudian ketika siang hari setelah penyampaian materi dari Bapak Camat Kaloran, tibalah waktunya Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kami yaitu Pak Surono melakukan proses pemilihan Korcam. Dengan mempersilakan tiap fakultas mengusung satu orang untuk menjadi calon.

Dan saat fakultas Mipa, ditunjuklah aku untuk menjadi calon korcam. Di depan sekitar 10 orang putra dan putri unjuk gigi dengan menyampaikan visi dan misi masing-masing calon. Inilah saat yang paling menentukan dalam meyakinkan mahasiswa di kecamatan Kaloran untuk memilih si Calon.

Sebenarnya tak ada dari kami yang sudah mempersiapkan visi dan misi. Tapi mau gimana lagi harus bisa mengeluarkan kata-kata pada waktu itu. Kalau aku sendiri sejujurnya sedikit banyak sudah mempersiapkannya. Karena dari temen-teman ihwah sebelumnya memang mengusung aku.

“Visi: Tim KKN Kaloran berkesan bagi masyarakat!” Begitulah visi yang kulontarkan. Kulanjutkan dengan misi-misiku yang sebenarnya merupakan keinginanku atau pendapatku yang kusampaikan kepada yang lain.

Setelah semua calon menyampaikan vsisi-misi tibalah saatnya voting untuk memilih siapa yang mendapat suara terbanyak. Memang aku lihat tidak ada calon lain yang berat. Salah satu calon adalah temanku waktu LKMM Madya dulu. Awalnya aku kira dia yang punya kemungkinan besar terpilih. Tapi sayang, ketika menyampaikan visi misi dia kurang meyakinkan. Dan malah ketika dihitung suaranya, tidak banyak yang memilih.

Suara terbanyak akhirnya ada padaku. Dari 56 mahasiswa, sebanyak 22 suara memilih aku, sisanya yang terbanyak (belasan) memilih Fe (fpsi) dan Paulus (fisip). Otomatis posisi Koordinator Kecamatan (Korcam) Kaloran diamanahkan kepada aku.

Selasa, Mei 3

Menemukan Solusi Untuk Bangkitnya Semangat (Solusi “Stres”ku Saat Ini)

Gak enak benarrr, rasanya stres. Sangat menyebalkan lah pokoknya. Di samping merugikan diri sendiri, stres yang sedang dialamai aku juga merugikan orang-orang sekitarku. Aduh, manja banget nih kepala. Soalnya kalau aku lagi stres hal yang paling aku pengenkan adalah tidak diganggu. Yeah, i want alone. Di sebuah status facebookku, “”

Dulu sudah pernah terjadi, dan maybe sering kayaknya. Tapi dulu sempat lama sekali untuk pulih dari penyakit ketidaksemangatan. Baik pengalaman buruk atau sedikit baik mengiringiku dalam mengatasi saat di titik minimumku ini.

Pengalaman buruknya yaitu ketika 2009 dulu aku sampai-sampai dengan ketidakraguan, sekali lagi kutekankan bahwa waktu itu aku tidaklah ragu-ragu untuk mengambil keputusan mengundurkan diri jabatanku dari Wakil Ketua IPMK (Ikatan Pelajar Mahasiswa Kobar). Yah, karena berbagai macam kendala yang kuhadapi aku merasa tidak bisa melanjutkan amanah tersebut.

Pengalaman yang lain saat pikiranku terpuruk aalah saat menjadi KOMTING (Komandan Tingkat) alias ketua angkatan. Yap, waktu itu aku adalah komting PMB. Saat aku masih mahasiswa baru, semester 1. Aku mengalami saat yang stres sekali. Aku sempat hampir memutuskan mengundurkan diri. Namun tidak jadi, alhamdulillah aku menemukan solusi untuk diriku waktu itu. Solusinya adalah aku akan meneruskan jabatan komting ini sampai akhir. Yaitu setelah angkatanku (Statistika 2008) berhasil dilantik oleh Himasta / angkatan. Namun setelah itu aku akan menyudahi jabatanku.

Nah, pada saat krisis spirit yang sedang kualami ini. Aku mencoba melakukan hal yang serupa dengan saat pengalamanku sebelum-sebelumnya tersebut. Alhamdulillah kali ini aku seudah menemukan solusinya. Bukan memilih untuk mengundurkan diri.

Berikut, solusi stresku saat ini, ada beberapa poin yaitu:
• Organisasi aku akan terus kuselesaikan hingga akhir jabatan.
• Tahun ini adalah periode terakhir aku berorganisasi
• Tahun depan aku benar-benar fokus dengan kelulusanku
• Organisasi kujalankan biasa tidak perlu dipaksakan untuk benar-benar bersungguh-sungguh jika memang tidak bisa.
• Tetap fokus dalam menuju cita-cita karena cita-citaku adalah yang utama

Itulah hal yang sudah kuputuskan untuk diri aku. Semoga bisa bermanfaat bagi diriku sendiri dan juga bagi sekitarku.

Tembalang, 30 Mei 2011