Pages

Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan

Jumat, Oktober 28

metode pembelajaran


Metode adalah merupakan suatu strategi bagi seorang guru dalam mengelola pembelajaran sehingga mudah dipahami oleh siswa, dapat menunjang pencapaian tujuan pembelajaran. Dalam penyampaian materi diusahakan menggunakan multi metode. Adapun metode-metode yang sering digunakan  :
a.       Metode ceramah yaitu metode ini merupakan induk dari metode yang ada, karena tanpa ada ceramah suasana kelas akan mati. Begitu sebaliknya, jika guru terus berceramah maka terjadi pembelajaran yang pasif, yang membosankan. Untuk menutupi kelemahan ini maka digunakan multi metode.

Rabu, Juni 29

Arah Kebijakan Pembangunan Pendidikan Nasional Tahun 2010—2014 sebagai solusi masa depan

Peningkatan Mutu dan Daya Saing Pendidikan dengan Pendekatan Komprehensif
Depdiknas telah mengembangkan pendekatan yang komprehensif untuk meningkatkan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan. Pendekatan komprehensif ini didesain berdasarkan UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas yang mengamanatkan dikembangkannya Standar Nasional Pendidikan (SNP), penyelenggaraan pendidikan bertaraf internasional dan berbasis keunggulan lokal, akreditasi pendidikan, dan Standar Pelayanan Minimal

Pendidikan di Era Globalisasi

Era globalisasi merupakan suatu kondisi yang memperlihatkan bahwa dunia sudah semakin mengecil. Kita tidak akan lagi bisa menyembunyikan  kebobrokan atau keadaan yang buruk dari suatu Negara. Hal itu kemungkinan terjadi berkat keajuan teknik informatika. Di dalam konteks informatisasi,dunia ini sudah menjadi satu,tidak ada lagi kotak-kotak yang membatasi wilayah satu dengan yang lainya. Istilah lainya yaitu dunia adalah satu tempat yang tunggal tanpa batas (borderless world and only one earth). Globalisasi ini

Problematika dalam pendidikan yang berkaitan dengan Tujuan Pendidikan

kasus UN ( Ujian Nasional )

Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta agar pelaksanaan ujian nasional (UN) bersahabat dengan anak. Jangan sampai dalam pelaksanaan UN secara terbuka memperlihatkan keberadaan aparat polisi.
UN merupakan salah satu instrumen dalam proses pendidikan yang bertujuan hanya semata-mata untuk mewujudkan tujuan pendidikan, sehingga penyelenggaraannya harus benar-benar ramah anak," kata Komisioner KPAI Asrorun Niam Soleh di Jakarta,

Tujuan Pendidikan

Kalau kita berbicara tentang pendidikan, tentunya tidak akan terlepas dari masalah apa sebenarnya tujuan pendidikan itu. Pendidikan dapat dikatakan berhasil jika sudah mempunyai tujuan-tujuan yang jelas dan ditempuh dengan tindakan-tindakan yang jelas pula. Di Indonesia sendiri, dari masalah pendidikan ini akhirnya muncul polemik-polemik yang harus segera dipecahkan. Kalau boleh bicara jujur, sebenarnya pendidikan di Indonesia ini masih dapat dikatakan belum berhasil. Terbukti dengan semakin tingginya angka pengangguran di setiap tahunnya.

Kebijakan Pendidikan Nasional

Mencermati perkembangan kebijakan pendidikan nasional sekurang-kurangnya mempunyai tiga makna. Pertama, untuk mengetahui kondisi pendidikan serta sosial-setting yang  mempengaruhinya;  kedua, untuk mengetahui pergeseran  kebijakan pendidikan dari masa  pra kemerdekaan hingga  kini, sehingga  diketahui  apa yang telah berubah dan respons masyarakat atas kebijakan yang  diambil; ketiga, untuk dapat meprediksikan arah  pendidikan  nasional  masa depan  yang  berbasis akar budaya dan berwawasan kebangsaan.

Jumat, April 15

Tips Mengatasi Rasa Bosan dan Kejenuhan

Setiap hari kita melakukan berbagai kegiatan mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Belajar, bermain, berangkat sekolah, bekerja atau sekedar duduk merenung. Pernahkah kita menghayati makna semua kegiatan yang kita lakukan, menikmatinya atau sekedar menjalaninya? Seringkah kita merasa bosan dengan apa yang kita alami?

Jika kita sudah memiliki pertanyaan-pertanyaan itu, SELAMAT!…berarti kita masih memiliki keinginan untuk tahu dan daya pikir yang dinamis. Pertanyaan itu pasti akan muncul ketika kita merasa jenuh dengan apa yang kita alami. Jenuh, bosan. Untuk mengatasinya, kita harus mencari tahu akar dari rasa jenuh itu, sehingga bisa menemukan cara untuk menyiasatinya.

Umumnya, kita merasa jenuh karena ada yang kosong di hati kita. Itu bisa terjadi karena sesuatu yang bersifat monoton, rutinitas, dan gak ada harmoni. Tidak semua orang suka keteraturan, banyak yang menyukai tantangan. Sesuatu yang kita cari untuk mengatasi rasa jenuh ialah inspirasi. Sedangkan celah yang mampu menghilangkan rasa jenuh ialah kreasi. Inspirasi dan kreasi merupakan dua nilai idé yang bisa menyentuh rasa dan jiwa untuk berselera. Mengayuh pikir untuk terus mengalir dan bermuara pada satu karya yang bisa, biasa bahkan luar biasa. Inspirasi lahir dari penglihatan, pendengaran yang diteruskan ke ladang keinginan, harapan, impian dan cita-cita. Kreasi tumbuh karena adanya dorongan inspirasi untuk berani menciptakan dan mewujudkan sesuatu itu menjadi nyata.

Banyak membaca bisa merangsang tumbuhnya inspirasi. Dengan banyak membaca, kita menjadi banyak belajar. Dengan banyak belajar, kita bisa menghasilkan kreasi dan karya. Membaca di sini bukan sekedar membaca serangkaian aksara, melainkan membaca dengan melibatkan unsur kepekaan telinga, hati dan pikiran, sehingga jiwa kita tergugah untuk mencipta. Medium seperti ini, tidak harus selalu hal-hal yang kelihatan besar, tetapi bisa dimulai dari hal-hal kecil yang kita alami sehari-hari yang justru membuat kita merasa jenuh tadi. Sebagai ilustrasi, kita sering merasa bosan makan cireng (penganan yang terbuat dari adonan tepung sagu yang digoreng) dengan rasa yang standard (asin gurih). Kebosanan itu bisa membuat kita berpikir untuk membuat aneka rasa cireng. Cireng isi oncom, isi ayam, isi keju, isi daging, dan isi sosis. Ketika pikiran ini menggugah perasaan dan keinginan kita untuk mencoba, maka inilah inspirasi. Inspirasi ini dapat dikembangkan menjadi sebuah ide kreatif dan menghasilkan karya yang disukai dan dinikmati orang lain. Ide kreatif inilah yang akan menjadi sebuah kreasi.

Kreasi lahir dari keberanian mencoba dan berani tampil beda. Sesuatu yang dianggap kreatif ialah yang berbeda dari kebanyakan dan tak biasa. Pada awalnya, ilustrasi seperti cireng aneka rasa mungkin hanya satu atau dua orang saja yang mengembangkan, sehingga banyak penikmat kuliner yang berburu penganan tersebut sampai ke luar kota. Penganan yang berbeda dari rasa, kemasan, bahkan harga yang biasa. Dalam perkembangannya, banyak orang yang kemudian terinspirasi dan menciptakan rasa yang lebih variatif. So, orang yang mau membaca, berani mencoba dan menciptakan sesuatu dapat mengasah kecerdasan pikiran, perasaan dan tindakannya agar lepas dari kejenuhan.

Bacalah dari sesuatu yang kita lihat, bacalah dari pribadi yang sering kita temui, bacalah dari pengalaman yang pernah dialami siapapun dan bacalah dari seluruh keinginan dan kenyataan. Lalu, cobalah melakukan sesuatu yang kita bisa, kita harapkan dan kita inginkan. Cobalah mewujudkan sesuatu yang kita baca menjadi nyata. Niscaya hidup lebih bermakna meskipun itu sederhana. Ide itu tidak pernah mati selagi kita masih memiliki rasa ingin tahu, mau berpikir dan mau berupaya mewujudkannya.

dikutip dari:http://niahidayati.net/