Pages

Jumat, September 30

Persahabatan: Di Batas Kebersamaan

hingga masih bisa kurangkul kalian
sosok yang mengaliri cawan hidupku
bilakah kita menangis bersama
tegar melawan tempaan
semangatmu itu oh jingga
-(Lembayung Bali, Saras Dewi)
Menakar jutaan ingatan yang terendap di dasar lubuk. Bersimultan bersama masa yang tak pernah berhenti bergulir. Menapak larung memori kecil yang terselip di antara batas nyata. Itulah yang dijuluk kenangan. Hai persahabatan, bagaimana kabar mu? Apakah aroma mu masih sama? Masih hangat? Atau sudah dingin dan kini membeku? Entahlah..

Untuk kalian, gumpalan-gumpalan senyawa yang tidak akan lama lagi berubah menjadi memori. Masih bisakah kita bergandengan, saling mengapit satu sama lain? Mengukir cerita batas pengharapan menuju perpisahan untuk anak cucu kita, kelak.

"Persahabatan adalah hela nafas
Perdebatan di dalamnya adalah anugrah
Persahabatan adalah degup jantung
Pertentangan di dalamnya adalah nikmat
Dengan tawa kita bahagia, namun
Tanpa duka kita bukan siapa-siapa"
-Balad Ranger-

Leo, Irma, F, Gie, Dini bersama Hana (the pretties Orang Utan girl at BonBin)
Dalam sepi, letup ranum jantung ini menyapa aroma persahabatan. Semoga kelak kalian akan selalu ingat aku, ingat kita, ingat hidup (di antara) kita. Tersenyum bersama mimpi yang harus kita wujudkan di hari nanti dan sekarang.

0 komentar: